Move on dari cara Zaman Old, Jadilah Guru Zaman Now
Spread the love

Bismillahirrahmanirrahiim…

Assalamualaikum wr.wb.

Seorang guru memiliki cara masing-masing untuk mengekspresikan pengetahuan  nya atau kata lain menyampaikan ilmu nya kepada peserta didik, apa pun caranya,  Goal nya  ialah tercapainya tujuan pembelajaran kepada peserta didik. Zaman Old semua serba terbatas, suatu pembelajaran masih di maknai sempit, sebagai contoh kalau zaman old belajar matematika hanya sebatas tambah, kurang, kali, bagi kuasai dianggap sudah selesai. Tapi zaman now matematika lebih luas dari itu, karena Matematika adalah salah satu pelajaran yang membantu kamu berpikir secara sistematis. Hal yang sangat penting dalam menjalani kehidupan, baik dalam pekerjaan maupun keseharian.

Melalui kebiasaan berhitung, berlatih deret, dan sejenisnya, secara tidak sadar kamu telah memaksa otak untuk terbiasa berpikir secara runut. Hal ini akan membuat kita mudah dalam mengorganisasi segala sesuatu. Kemampuan ini yang juga sangat mendukung untuk menjadi seorang pemimpin kelak ketika dewasa. Contoh lain juga seperti salah satu pembelajaran bahasa asing, dulu bahasa inggris  di pelajari hanya sebatas bahasa yang di pakai oleh sebagian Negara barat dan fungsinya hanya memenuhi tuntutan kurikulum semata. Tapi di zaman Now semua sudah berfikir objective karena pembelajaran bahasa asing tidak lah hanya sampai di pembelajaran di dalam kelas tetapi tuntutan hidup mendunia, karena dengan menguasai bahasa asing kita tidak hanya di permudah dalam menguasai Perkembangan tekhnologi tetapi juga membuat kita mudah ketika kita harus berhadapan dengan orang-orang di seuruh dunia. Jadi, Pembelajaran Zaman now adalah bisa pembeajaran yang bisa mengikuti perkembangan yang ada, pergerakan yang seirama dengan kemajuan terkini. Untuk menghadapi anak-anak zaman now seorang guru juga harus mampu mengadaptasikan dirinya menjadi Guru Zaman now.Guru Zaman now berarti guru yang mampu mengikuti perkembangan zaman, artinya dia bisa melihat dan tentu saja mengikuti, perkembangan terbaru apa yang sedang lagi trending topic di dunia dan di kaitkan dengan pembelajaran yang di sampaikan.  Bisa tentang metode mengajar, teknik penilaian, dan sebagainya.

Ada satu referensi yang sangat simple tapi sangat menarik untuk kita kupas saat ini, ungkapan yang berkaitan dengan tema kita yaitu yang di pesan oleh sahabat Nabi  SAW  yang terkenal dengan kepemimpinan nya “Didiklah anak-anakmu, karena mereka akan hidup pada jaman yang berbeda dengan jamanmu,” (Umar bin Khathab).

Dari pernyataan umar bin khattab tersebut insyaAllah akan kita kupas disini. Kata didik dan kata guru itu tidak dapat terpisahkan. Sudahlah kepalang pasti seorang Guru adalah seorang pendidik, dan Proses  mendidik itu ialah proses transfer ilmu dimana setiap ilmu yang ditransfer harus memiliki keakuratan dan kebenaran. Setiap pendidik pasti memiliki tujuan atau cita cita terhadap peserta didik. Dan tujuan pendidik sendiri adalah pasti tersampainya ilmu yang di ajarkan kepada peserta didik dengan relevan dan akurat. Bagaimanakah cara ataupun proses teransfer ilmu  itu sendiri  sehingga bisa berlangsung dengan baik dan kondusif  dengan kondisi kids zaman now. Di samping proses transfer ilmu seorang pendidik juga merupakan seorang  penentu karakter anak didik. Bayangkan jika seorang pemimpin memiliki pribadi yang tidak baik, apakah ia patut di dengar? Jawab nya sudah pasti TIDAK. Contoh seorang artis atau public figure yang awal nya memiliki fans yang banyak tetapi karena ia mencontoh kan suatu perbuatan yang tidak baik Seketika itu juga fans nya meninggalkan nya, begitu sebaliknya ketika ia melakukan sesuatu yang luar biasa maka semua fans nya akan memuji dan mengikuti periaku baik nya bahkan tidak hanya sampai di situ fans nya pun terus bertambah. Begitu juga yang terjadi di dunia pendidikan, seorang guru adalah teladan untuk muridnya dan seorang teladan harus bertingkah laku baik selayak nya teladan yang patut di contoh. Nah disini saya akan membagi dua pokok penting yang harus kita perhatikan dalam menjadi Pendidik Zaman Now  untuk Kids Zaman Now seperti yang di ungkapkan oleh Umar bin Khattab ra. Walau kita seorang guru yang memulai penanaman karakter di jaman old atau kata lain nya adalah kita adalah seorang murid di zaman old tapi kita harus mampu beradaptasi sehingga layak di sebut  pendidik/guru jaman now.

Satu ialah Membangun karakter guru SUPER dan kedua ialah Mengajar dengan cara  SUPER. Mari kita bahas one by one:

  1. Membangun karakter guru SUPER

Seorang guru yang menginginkan kemajuan untuk anak-anak didik nya tidaklah ia hanya mengembangkan perubahan karakter peserta didik semata melainkan ia juga harus senantiasa membangun karakter  diri nya sendiri, untuk meningkatkan hal tersebutsebagai seorang guru/pendidik  hal yang harus kita ingat dan jangan kita lupakan sampai kapanpun adalah:

  • guru adalah seorang model

Mau tidak mau, ingin tidak ingin seorang guru adalah seseorang yang sangat di perhatikan oleh muridnya, baik itu cara bicara, berjalan bahkan penampilan. jangan  munculkan sesuatu yang buruk di depan peserta didik , sekalipun dan apapun itu Karena hal seperti itu akan merubah mind set mereka sepanjang masa. Contoh : baju kusut karena tidak di setrika bisa jadi perhatian mereka dan bisa di pastikan karena itu mereka jadi  kasak-kusuk di belakang kita dengan kita sebagai tema pembicaraan sehingga menghilangkan konsentrasi belajar satu dengan yang lain, tetapi coba ketiika seorang guru berpenampilan rapi, fashionable, itu pasti akan  menjadikan daya tarik untuk mencuri perhatian sehingga proses belajarpun menjadi nyaman dan tampa kita sadari secara otodidak mereka akan meniru penampilan kita yang kece (*,*) itu mungkin sebagai contoh di bidang penampilan.satu contoh lagi cara kita bicara dan ini sering terjadi, semua yang kita ucapkan cara bicara kita selalu jadi perhatian mereka, guru yang kreatif dan cerdas adalah guru yang menyampaikan informasi tampa mengulang satu kata yang sama berulang-ulang. Contoh; anak-anak ,gaya itu di temukan oleh newton (ya) , ketika itu newton sedang memandang buah mangga yang jatuh (ya) tiba-tiba newton berfikir (ya).. bla-bla bla ya.. .. ya.. yaa dan seterusnya.. hindari hal itu terjadi,, karena harus kita sadari 1 atau 2 orang dari murid kita sedang menghitung berapa kali kita mengucapkan kata ”YA” sepanjang jam mapel kita berlangsung. Menciptakan suasana belajar yang nyaman tampa ada gossip kelas.

 

  • Guru Menghadirkan cinta.

Cinta adalah satu kata yang luar biyasa yang bila kita ucapkan akan ada selalu ketenangan dalam jiwa, hadirkanlah cinta pada diri kita sebagai seorang pendidik. Zaman now bukan lagi zaman nya rol bisa patah,penghapus papan tulis bisa  melayang dan sepatu bisa terbang. Zaman Now zaman dimana kita sebagai seorang pendidik di hadapi dengan anak-anak yang dominan keras dan unmoral tinggi  karena pengaruh budaya dan lingkungan yang sangat   besar sehingga kekerasan tidaklah bisa di hadapi dan di selami dengan kekerasan juga. Maka dekatkan mereka rangkul mereka selami hati nya, karena ketika cinta itu sudh hadir maka suasana belajar akan terbangun indah. Karena sejatinya proses pembelajaran itu adalah proses perkembangan kolaborative yaitu saling bekerja sama satu dengan yang lain. Kerjasama dalam menyelesaikan bila dilakukan seorang diri.. murid saja atau guru saja, kerja sama yang selaras adalahsecara bersama-sama  antara murid dan guru yng berkesinambungan sehingga terselesaikan masalah pembelajaran dan melahirkan ide-ide baru dan itu semua tercipta dengan efektive karena cinta yang terbangun antara sesamnya. Guru adalah pohon untuk peserta didik. Cinta yang terbangun tidak hanya di hadirkan ketika jam pelajaran berlangsung, tetapi juga kita harus senantiasa mendoakan mereka, hadirkan mereka di setiap doa kita karena keberkahan imu terletak pada Sang Pemilik ilmu dan pemilik cinta. Cintai kerjaan anda, cintai profesi anda sebagai guru, cintai bidang anda cintai murid-murid anda, maka setiap hari proses pembelajaran akan terjalin indah.

  • Guru adalah inspirasi

Seorang murid adalah penyerap dan seorang guru adalah , guru yang inspiratif adalah guru yang dapat merubah pola fikir anak menjadi kreatif dan inovatif. Sebagai contoh seorang guru Biologi yang menyampaikan pelajaran tentang rantai makanan dan ia menyampaikannya dengan hanya 1 contoh “anak-anak contoh dari rantai makanan  ; padi dimakan oleh tikus  dimakan oleh ular dan ular dimakan oleh elang, kemudian elang mati di urai oleh humus dan menjadi pupuk untuk padi kembali”.Nah ketika mereka di hadapkan dengan dengan keadaan yang berbeda misal ketika sedang asik berjalan ia melihat seekor ular sedang melahap seekor katak, lalu mereka pasti berfikir yang di sampaikan guru nya adalah tidak benar, karena yang ia lihat dan saksikan adalah ular makan katak bukan makan tikus.Dan hal ssmacam ini akan tersimpan di longtime memory. Dan sampai kapan pun percayalah murid anda akan tidak mempercayai anda lagi. Untuk menghindari hal itu terjadi seorang guru harus mampu  kemungkinan apa saja yang  bisa terjadi dalam pola rantai makanan sehi gga mereka mampu berfikir kritis dan inovatif degan sendrinya. Di sampi g hal-hal seperti itu guru inspirasi zaman now juga harus mempunyai kekuatan (nilai jual) pada bidang yang di emban nya seperti dengan berupaya mengukir berbagai prestasipeserta didik atau juga prestasi untuk dirinya sendiri. Jadi  tidak hanya peserta didk yang tuntut untuk berprestasi tetapi pendidik juga diharuskan. Dengan terukirnya berbagai prestasi peserta didik akan bersemangat dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran karena mereka merasa berhadapan dengan guru yang hebat, guru yang berprestasi dan menginspirasi , guru yang suatu saat mereka ingin sepertinya. ^,^  karena baik pemimpinnya baik pulalah pengikutnya. Dan begitu juga sebaliknya.

  • guru adalah teladan

Awal dari keberhasilan seseorang adalah keteladanan, dan awal dari keteladanan seorang murid adalah keteladanan seorang guru. Guru lah orang pertama yang berperan merubah karakter anak. Jadilah teladan yang bisa memberikan contoh yang baik bukan teladan yang membawa kepada kehancuran. Sebagai contoh guru yang meminta murid nya untuk selalu disiplin waktu datang ke sekolah tidak terlambat, sementara guru tersebut datang setelah bel berbunyi. Hal semacam ini hindarkan, jangan sampai terjadi karena bagaimana pun kita adalah model yang selalu di sorot oleh ratusan bahkan ribuan mata. Dan mereka(murid-murid) kita bisa menyimpulkan seberapa buruk kita di mata mereka.

 

  1. Mengajar dengan cara SUPER :
  • guru kraetif dan inovatif

K13 adalah kurikulum yang menanamkan karakter kreatif dan inovatif. Nah, tak selaras rasanya jika guru zaman now tidak mengindahkannya. Guru zaman now yang kreatif dan inovatif senantiasa selalu mencari cara-cara terbaik dalam proses pembelajaran sesuai dengan indicator materi pembelajaran, dan juga mampu menyeimbangkan dengan karakter peserta didik. Karakteristik laki-laki dan wanita itu berbeda. Murid laki-laki dominan lebih aktif dariapada wanita, sehingga mereka tidak betah berlama-lama duduk manis dalam ruang kelas. Guru bisa mengambil alih dengan cara membawa mereka menemukan cara belajar , seperti bertmain sambil belajar, berjalan sambil belajar bahkan berlari sambil belajar, ada banyak cara untuk membuat mereka senang dengan belajar. Jangan jadi guru pasif dan pemalas, memberikan pembelajaran zaman old, yang metode belajar tidak pernah berubah dari zaman no internet sampai zaman internet, yang membuat anak-anak zaman now bisa menebak sebelum proses belajar, sehingga mereka cendrung menjadi loyo dan enggan bersungguh-sungguh mengikuti pelajaran. Seorang guru kreatif harus rajin membaca dan menambah wawasan-wawasan baru untuk menyeimbangi perkembangan zaman.

 

 

  • pembelajaran harus update

Salah satu penunjang seorang guru menjadi guru kreatif dan inovatif adalah pelajaran yang harus update. Hal-hal baru yang berkaitan dengan pembelajaran yang lagi hot/ tranding topic selalu di share kepada peserta didik. Hal itu akan membuat mereka penasaran dan terus tertarik dengan pembelajaran setiap harinya. Zaman now IT berkembang pesat, nah seorang guru zaman now harus mampu menguasai nya sebagai sarana pendukung pembelajaran. Karena seorang guru zaman now mau tidak mau suka harus menguasai nya. Zaman now bukan zaman old yang biasa nya metode belajar dikelas selalu menggunakan CBSH (Catat buku sampai habis) tetapi zaman now itu sedikit menulis banyak implementasi, menjadikan semua nya pembelajaran yang konkrit. Jadi, terus update sesuatu yang membuat kita maju dalam proses PBL .

  • Dengan apikasi dunia nyata

Seorang guru hendaklah memnberikan memberikan materi sesuai dengan realita kehidupan, jangan memberikan pelajaran yang abstrak  karena kids zaman now kids yang cerdas yang lebih kritris, menuntut bukti dari apa yang di dengar dan di pelajarinya. Seorang guru bisa sesekali membawa mereka ke tempat-tempat yang mereka biusa belajar langsung. Contoh : mengadakan study tour atau study wisata. Perjelas dengan benda-benda yang konkrit membuat mereka lebih tertarik karena pembelajaran zaman now bukan lah imaginasi, fantasi atau khayalan.

So, marilah kita ubah cara kita yang kurang tepat selama in, mari menjadi guru dengan pribadi SUPER dan mengajardengan  cara SUPER. Karena kesuksesan seorang murid adalah kesuksesan seorang guru dan kegagalan seorang murid adalah kegagalan seorang guru.

 

Being yourself

Be agen of change to their future.

Wassalam….

By       : Fauziah Nur, S.Pd