Program 3T Dayah Al Athiyah Tahfizh Qur'an
Spread the love

(Aceh Besar). “kemudian kami jadikan al-Qur’an itu diwarisi oleh orang-orang yang Kami pilih dari kalangan hamba-hamba Kami; maka di antara mereka ada yang berlaku zalim kepada dirinya sendiri (dengan tidak mengindahkan ajaran al-Qur’an), dan di antaranya ada yang bersikap sederhana, dan di antaranya pula ada yang mendahului (orang lain) dalam berbuat kebaikan dengan izin Allah ‘Azza Wajalla. Yang demikian itu ialah limpah kurnia yang besar (dari Allah ‘Azza Wajalla semata-mata).[Q.S. Fathir: 32]

Menghafal al-Qur’an merupakan suatu perbuatan yang terpuji dan mulia yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang dipilih oleh Allah ‘Azza Wajalla, karena al-Qur’an bukanlah perkataan makhluk atau manusia, namu ianya merupakan kalam Rabbul ‘izzati, pemilik dan penguasa alam semesta. Susunan ayatnya memiliki keindahan yang melebihi keindahan puisi dan syair yang pernah diciptakan oleh manusia.

Bahkan para penghafal al-Qur’an dimuliakan derajatnya disisi Allah ‘Azza Wajalla dengan digolongkan sebagai ahlullah, yaitu wali Allah ‘Azza Wajalla yang terpilih dari kalangan hamba-Nya. Seperti sabda Nabi Sallallahu ‘Alahi Wasallam; Artinya : “Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla memiliki wali dari kalangan manusia. Para sahabat Ridhwanullahu ‘Alaihim bertanya, siapa mereka wahai Rasulullah? Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab : mereka itu adalah para penghafal al-Qur’an, mereka adalah wali Allah ‘Azza Wajalla dan orang yang terdekat dengan-Nya.[H.R. Abu Daud, no. 2124., Ibn Majah, no. 215]

Dayah Al Athiyah Tahfizh Al Qur’an merupakan salah satu pondok pesantren di Aceh yang melaksanakan program kurikulum Tahfizh Al Qur’an sebagai program unggulan selain juga melaksanakan kurikulum kemdikbud setingkat SMP dan SMA. Kurikulum Tahfizh di Dayah Al Athiyah memiliki tiga program unggulan, yaitu Tahsin, Tahfizh, dan Tarsikh atau 3T.

Tahsin
Merupakan program dasar atau paling utama yang harus diikuti oleh santri Dayah Al Athiyah. Pembelajaran tahsin difokuskan bagi santri kelas 7 SMP selama satu bulan pertama, kemudian dilaksanakan pengujian terhadap penguasan tahsin bagi santri kelas 7. Santri yang lulus ujian tahsin baru dilanjutkan ke program tahfizh, sedangkan santri yang tidak lulus ujian tahsin diwajibkan untuk ikut kembali pembelajaran tahsin ulang sampai lulus ujian.

Pembelajaran tahsin bagi santri kelas 8 sampai kelas 12 dilakukan sambil proses penyetoran hafalan. hal ini dilakukan supaya kualitas hafalan santri tetap benar sesuai ilmu tajwid.

Tahfizh
Pembelajaran tahfizh dilaksanakan bagi santri yang telah lulus ujian tahsin seperti yang telah diuraikan sebelumnya. Khusus bagi santri kelas 7 dan kelas 10 difokuskan untuk menghafal selama setahun pertama disetiap angkatan dengan target santri mampu menghafal sampai 30 Juz.

Tarsikh

Santri Dayah Al Athiyah yang sudah selesai setoran hafalan 30 Juz, maka akan mengikuti program selanjutnya yaitu Tarsikh. Program tarsikh ini memiliki beberapa level diantaranya level 5 Juz, 10 Juz, 15 Juz, 20 Juz, 25 Juz, dan 30 Juz. Tarsikh adalah program untuk memperlancar hafalan untuk lebih kuat atau bahasa lainnya disebut dengan mutqin. Saat ini sudah ada 12 santri kelas 3 SMP yang sedang mengikuti program tarsikh level 5 Juz.