4 Tahapan Menuju Nikmatnya Tilawah (Membaca Al-Qur'an)
Spread the love

Assalamu’alaikum Warahmatullah Aabarakatuh

Membaca Al-Qur’an adalah salah satu amalan ringkas namun ganjarannya besar. Sebab, membaca satu hurufnya adalah satu kebaikan dan satu kebaikan mendapat sepuluh pahala. Membaca Al-Qur’an dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Setiap insan muslim dapat melakukan amalan ini.

Namun, kenyataannya adalah membaca Al-Qur’an sesuatu yang sangat minim dilakukan oleh ummat muslim. Membaca Al-Qur’an sering dijadikan hanya sebagai pelengkap. Sering kita jumpai Al-Qur’an baba akan dibaca pada acara seremonial, tahlilan dan wirit mingguan. Bahkan tak jarang Al-Qur’an hanya sebagai pajangan di lemari rumah ummat muslim.

Sebagai seorang muslim yang taat. Sudah sepantasnya kita menjadikan amalan membaca Al-Qur’an sebagai kegiatan yang lumrah dalam keseharian kita. Hingga sampai pada perasaan, jika belum membaca Al-Qur’an dalam sehari seakan ada yang kurang dalam menjalani kehidupan hari itu.

Berikut kami sampaikan beberapa tips agar kita dapat merasakan nikmatnya membaca Al-Qur’an.

1. DIPAKSA

Paksakan diri untuk terus bisa Tilawah tiap hari, suka atau tidak, ringan ataupun berat,
cepat atau lambat asal jangan terlewat..
terus paksakan diri…

2. KEBIASAAN

Beberapa bentuk paksaan akan berubah menjadi ‘kebiasaan’.
Kita akan merasa aneh jika tidak tilawah sehari saja.

3. KEBUTUHAN

Kebiasaan yang terus di lakukan akan berubah menjadi ‘kebutuhan’.
Di tahap ini sudah mulai tumbuh benih-benih cinta tilawah,
akan merasa rugi jika tidak bisa tilawah

4. KENIKMATAN

Pada tahap ini tilawah sudah menjadi ‘candu’. tilawah berlama lama adalah ‘kenikmatan’.
Sedangkan ketika terlewat tidak bisa tilawah akan membuat diri resah.

Yang perlu kita lakukan adalah ‘istiqomah’ dan mengajak, memotivasi diri dan saudara-saudara lainnya untuk terus semangat dalam tilawah agar
mereka pun dapat merasakan nikmatnya bertilawah..

KNGAT..!
Kebaikan itu seperti pantulan bola,
semakin semangat kita memantulkannya kepada yang lain,
maka akan semakin kencang semangat yang akan kita terima.

Allah Ta’ala berfirman,

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah Kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan
berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan
supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran”
(QS. Shaad [38]: 29).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا،
لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan.
Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh.
Aku tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu satu huruf,
akan tetapi, Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf”
(HR. Tirmidzi no. 2915)

Semoga bermanfaat